aku dan kau
Aku layaknya matahari, sedang engkau adalah
bulan .
Aku layaknya api, sedang engkau adalah air .
Aku layaknya gunung, sedang engkau adalah laut .
Aku layaknya api, sedang engkau adalah air .
Aku layaknya gunung, sedang engkau adalah laut .
Allah menciptakan Perbedaan ada untuk
disatukan.
Aku bukannya tak mau untuk mendekatimu .
Aku bukannya tak ingin untuk menyentuhmu .
Aku bukannya tak ingin untuk menyentuhmu .
Perbedaan bukan ntuk mencsri perbedaan tapi
kesamaan.
Akan tetapi aku sadar, engkau akan hancur
apabila ku mendekat. jika kita berdekatan, pilihan adalah aku yang padam, atau
engkau yg memuai .
Tunggulah .
Tunggu saat dimana Allah yg maha rahman membuat takdir bahwa engkau tidak hancur saat aku mendekatimu, engkau tidak memuai dan akupun tidak memadam saat kita bergandengan tangan .
Aku yakin ada masa dimana matahari dan bulan mampu berpelukan, aku percaya ada masa dimana api dan air mampu berada dalam nampan yang sama tanpa menyakiti salah satunya .
Tunggu saat dimana Allah yg maha rahman membuat takdir bahwa engkau tidak hancur saat aku mendekatimu, engkau tidak memuai dan akupun tidak memadam saat kita bergandengan tangan .
Aku yakin ada masa dimana matahari dan bulan mampu berpelukan, aku percaya ada masa dimana api dan air mampu berada dalam nampan yang sama tanpa menyakiti salah satunya .
Saat ini aku hanya bisa menyinari cantiknya
engkau dari kejauhan, dan itu cukup .
dari jauh aku hanya bisa menerangi jalanan untukmu melangkah, dan itu sudah membuatku bahagia .
dari jauh aku hanya bisa menerangi jalanan untukmu melangkah, dan itu sudah membuatku bahagia .
Walaupun berjauhan, namun tak akan berhenti
mata airku untuk memberikan air sejuk padamu.
Tak akan berhenti .
Tak akan berhenti .







0 Response to "aku dan kau"
Posting Komentar